Mengenal Jenis Ikan Lele Unggul Yang Bagus

Siapa yang tidak kenal ikan lele? Ya, jenis ikan yang memiliki nama latin Clarias Sp. ini merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di masyarakat dari berbagai kalangan. Tidak sulit menjumpai ikan lele, dimana ada warung makan, biasanya ada ikan lele di sana. Selain banyak jenis ikan lele yang mudah dibudidayakan, ikan lele juga dikenal banyak yang suka sehingga penjualannya pun tak diragukan.

Tubuh jenis ikan lele ini terkenal licin dan bersisik. Walaupun dikenal dengan ikan yang kotor dan sumber penyakit karena habitatnya yang hidup di empang kotor, namun semua itu hanya mitos belaka. Kandungan gizi dari Ikan Lele tidak perlu diragukan lagi. Ikan lele bermanfaat sebagai sumber protein, yaitu sekitar 20% sumber protein hewani. Siapa bilang lele tidak mengandung omega 3? Kandungan omega 3 yang terkandung pada Ikan lele ini sangat berfungsi untuk membantu dalam proses pengembangan otak janin, juga sangan baik untuk ibu hamil. Tidak hanya itu, lele memiliki kandungan lainnya yang sangat baik bagi tubuh Anda, seperti kaya akan kandungan fosfor, mempercepat proses penyembuhan luka, menjaga kesehatan sistem syaraf, menjaga kesehatan otak dan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, hingga membantu menjaga kesehatan kardiovaskuler.

Mengenal Jenis Ikan Lele Unggul Yang Bagus

Jenis Ikan Lele Unggul

Jenis Ikan Lele Unggul

 

Biasanya kita hanya mengenal ikan lele saja, tidak paham akan jenis-jenisnya. Padahal, terdapat beberapa jenis ikan lele yang perlu Anda ketahui agar tidak asal makan. Nah, di Indonesia sendiri ada beberapa jenis lele yang biasa dibudidayakan oleh masyarakat, masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut beberapa jenis lele yang cukup populer di Indonesia, yaitu:

  1. Ikan Lele Phyton

Tidak hanya ular, lele pun ada yang berjenis phyton. Jenis ikan lele phyton ditemukan oleh para peternak lele asal Kabupaten Pandeglang, Banten pada 2004 silam. Awalnya, ikan lele phyton dibudidayakan untuk menjawab keluhan para peternak lele di Desa Banyumundu, Pandeglang, karena sering mengalami kerugian akibat ketidakcocokan ikan lele dumbo dipanen dibudidayakan disana. Setelah kurang lebih 3 tahun melakukan percobaan, akhirnya ditemukan ikan lele phyton ini. Kualitasnya baik dan diakui leh Dinas Perikanan Budidaya Provinsi Banten.

  1. Ikan Lele Sangkuriang

Sangkuriang bukan dimaksudkan cerita legenda, lho! Sangkuriang merupakan jenis ikan lele yang hampir serupa dengan lele dumbo, namun memiliki tubuh yang lebih besar daripada lele dumbo dan phyton, memiliki mulut yang lebih lonjong, mata yang lebih kecil, bentuk badan yang lebih bulat, dan warnanya bukan hitam pekat melainkan abu-abu. Ikan lele sangkuriang memiliki jumlah telur yang banyak dan daya tetas telur yang tinggi. Tidak hanya itu, ukuran benih yang dihasilkannya pun cukup merata.

Baca Juga:

 

  1. Ikan Lele Masamo

Lele masamo merupakan gabungan sifat dari berbagai plasma nutfah lele, yaitu substansi pembawa sifat keturunan yang berupa organ utuh atau bagian dari hewan bibit unggul. Nah, hasil dari percobaan tersebut menghasilkan ikan lele masamo yang memiliki banyak keunggulan, diantaranya tahan penyakit, tidak mudah stress, produktivitas telurnya tinggi, bertubuh besar, tingkat keseragaman tinggi, dan sifat kanibal rendah.

  1. Ikan Lele Lokal

Ikan lele ini dikenal dengan sebutan ikan lele kampung dan paling dikenal luas oleh masyarakat. Lele lokal terbagi menjadi 3 jenis lagi, yaitu lele putih atau belang, lele hitam, dan lele merah. Lele hitam adalah yang paling banyak dibudidayakan dan dikonsumsi, sedangkan kedua lele lainnya biasanya dimanfaatkan sebagai ikan hias saja. Lele lokal dikenal memiliki patil yang sangat tajam dan berbisa. Jika menyengat, racunnya bisa membunuh mangsanya dan jika menyengat manusia, racunnya bisa membuat bengkak hingga demam.

  1. Ikan Lele Dumbo

Siapa yang tidak kenal jenis ikan lele dumbo? Sama seperti ikan lele jenis lokal, ikan lele dumbo juga paling populer dikalangan masyarakat. Lele dumbo dikenal karena bobotnya yang besar, bisa mencapai 2 kali lipat dari lele lokal. Selain itu, sungutnya pun terkenal lebih panjang dibandingkan dnegan lele lokal. Patil ikan lele dumbo tidak terlalu beracun seperti jenis lokal. Lele dumbo cocok dipelihara dikolam tanah karena tidak memiliki kebiasaan membuat lubang. Namun, dari segi rasa, daging lele dumbo lebih lembek dari lele lokal.

Jenis lele tersebut merupakan yang paling populer di Indonesia. Pastinya banyak dari Anda yang suka sekali mengonsumsi ikan lele. Meski begitu, Anda tidak boleh mengonsumsi secara berlebihan, sebab berbagai jenis ikan lele juga tidak jarang yang menyebabkan efek samping, seperti dampak kandungan merkuri di dalamnya dan penyakit hipertiroid. Selalu beli lele yang masih segar dalam keadaan hidup dan dipelihara dengan baik, masak ikan lele dengan minyak yang baik, dan hindari makan daging lele yang dimasak setengah matang

Leave a Reply