6 Jenis Ikan Tawar yang Bisa Dikonsumsi

Indonesia memang dikenal sebagai negara maritim. Indonesia dikelilingi oleh lautan yang luas serta kaya akan produksi ikan. Tidak heran jika Indonesia termasuk negara penghasil ikan terbesar di dunia. Ikan Indonesia tidak hanya tinggal di laut. Indonesia juga memiliki perairan tawar yang menjadi habitat aneka jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi. Mengonsumsi ikan tawar sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Ikan tawar memiliki kandungan protein yang tinggi. Ada pula kandungan asam lemak omega 3 yang membantu meningkatkan kecerdasan. Selain itu, ikan yang tinggal di air tawar lebih sehat daripada ikan laut karena tidak mengandung merkuri yang berasal dari pencemaran air laut. Sehingga, ikan tawar aman untuk dikonsumsi balita, ibu menyusui, dan ibu hamil. Ada beragama jenis ikan tawar seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

 

6 Jenis Ikan Tawar yang Bisa Dikonsumsi

Jenis Ikan Tawar yang Bisa Dikonsumsi

Jenis Ikan Tawar yang Bisa Dikonsumsi

 

  1. Ikan Lele

Ikan lele adalah salah satu jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi. Ikan lele memiliki daging yang bertekstur gurih. Harga ikan lele relatif murah jika dibandingkan dengan jenis ikan yang lain. Ikan lele memiliki ciri khas tubuh dengan bentuk memanjang dan semakin kecil pada bagian ekor. Tubuh ikan lele tidak memiliki sisik sehingga sangat licin ketika dipegang. Ciri khas lain dari ikan lele adalah kumis yang panjang disertai patil yang bisa melukai. Ikan lele bisa diolah menjadi beraneka ragam kudapan seperti pecel lele, lele bakar, lele fillet, hingga abon lele.

 

  1. Ikan Mujair

Jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi adalah ikan mujair. Ikan mujair berasal dari perairan Afrika dan dikenal dengan mama Mozambique Tilapia. Ikan mujair masuk perairan tawar Indonesia pada tahun 1939 setelah ditemukan oleh seorang pria bernama Mujair di perairan Sungai Serang, Blitar, Jawa Timur. Ikan mujair memiliki tubuh yang pipih dengan warna sisik abu-abu. Ikan mujair dewasa memiliki ukuran sebesar telapak tangan orang dewasa dan bisa mencapai panjang hingga 40 sentimeter. Selain itu, daging ikan mujair memiliki tekstur yang gurih dan tidak memiliki banyak duri. Cara pengolahan ikan mujair sangatlah mudah. Ikan mujair bisa dikonsumsi hanya dengan digoreng kering dan disantap bersama sambal.

 

  1. Ikan Gurame

Ikan gurame adalah jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi dan tergolong ikan tawar yang mahal. Ikan gurame biasanya disajikan di restoran. Ikan gurame dijual dengan harga yang mahal karena ukurannya yang besar. Satu ekor ikan gurame bisa dimakan oleh empat sampai dengan enam orang. Tubuh ikan gurame berbentuk pipih dan lebar. Sisik ikan gurame berwarna cokelat muda hingga orange. Ikan gurame memiliki duri yang hanya terdapat di tengah dan pinggir badan sehingga mudah untuk disantap. Ikan gurame memiliki olehan yang terkenal berupa gurame asam manis yang dilengkapi dengan potongan tomat dan nanas.

 

Baca Juga:

 

  1. Ikan Patin

Salah satu jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi adalah ikan patin. Ikan patin termasuk ke dalam golongan ikan berkumis seperti ikan lele. Badan ikan patin memiliki tekstur yang seperti ikan lele yaitu berlendir dan basah sehingga licin saat dipegang. Ikan patin sangat cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan orang tua karena memiliki kandungan lemak jenis sebanyak 50% dari seluruh kandungan gizi dalam ikan tersebut. Ibu hamil juga direkomendasikan untuk mengonsumsi ikan patin karena memiliki kandungan DHA dan Omega 3 yang tinggi. Olahan ikan patin yang terkenal adalah sup dan gulai ikan patin.

 

  1. Ikan Nila

Ikan nila adalah jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi dan memiliki bentuk yang menyerupai ikan mujair. Ikan nila tergolong ikan yang berukuran tubuh kecil karena panjang maksimal dari ikan nila hanya 30 sentimeter. Tubuh ikan nila berwrna abu-abu dan nyaris hitam. Ikan nila adalah ikan yang cocok untuk dijadikan budi daya karena pertumbuhannya yang cepat. Ikan nila memiliki keunikan yang mana telur akan dierami oleh ikan nila betina di dalam mulut atau disebut mouth breeder. Ikan nila memiliki banyak variasi olahan seperti ikan nila asam manis, ikan nila bakar, dan ikan nila bumbu tauco.

 

  1. Ikan Sidat

Ikan sidat memiliki bentuk tubuh yang menyerupai belut. Namun, ikan sidat memiliki bentuk kepala dan ekor yang pipih dan melebar, sedangkan ikan belut memiliki bentuk kepala dan ekor yang meruncing. Ikan sidat memang tidak sepopuler jenis ikan air tawar yang lain. Namun, ikan sidat termasuk jenis ikan tawar yang bisa dikonsumsi dan dijadikan komoditas ekspor. Jepang merupakan negara yang memiliki permintaan ikan sidat terbesar. Di Jepang ikan sidat diolah menjadi unagi nigir yang mana ikan sidat akan dipanggang. Kemudian, ikan sidat dimakan dengan nasi yang digulung nori atau rumput laut dan dicelupkan ke saus kabayaki….

Leave a Reply