Bagaimana Cara Membudidayakan Ikan Salmon?

Perlu kita sadari bahwa mengkonsumsi ikan merupakan salah satu upaya untuk menyeimbangkan kebutuhan dalam tubuh kita. Belakangan ini kita pun sering mendengar gerakan makan ikan. Hal ini tentunya sangat beralasan. Dilansir bahwa ikan memiliki sumber protein yang lebih tinggi, khususnya ikan salmon. Jika Anda mendengar jenis ikan ini, apa yang ada di bayangan Anda? Ya, sushi. Makanan yang berasal dari Jepang ini tentunya sangat terkenal dengan lapisan jenis ikan ini di dalamnya. Bahkan beberapa guyonan juga mengacu bahwa, orang-orang lebih cerdas karena mereka memakan ikan jenis ini. Ternyata kalimat ini bukan hanya sebuah guyonan semata, karena mengkonsumsi lebih banyak ikan akan sangat membantu menaikan daya ingat.

Dengan demikian, memakan ikan merupakan sebuah langkah untuk menjaga kesehatan. Dari sini pula, mungkin beberapa dari Anda tertarik untuk membudidayakan ikan salmon. Faktanya, produksi ikan salmon dalam negeri sendiri tidak cukup tinggi sehingga hal ini tak heran membuat harga jenis ikan yang satu ini meroket di pasaran. Beberapa survey pun membuktikan bahwa, jenis ikan ini yang masuk di pasaran lebih dari 50% merupakan impor dari Norwegia. Oleh sebab itu, untuk menekan angka impor ikan dan membantu menggerakan gerakan makan ikan, Anda bisa mengambil langkah ini sebagai langkah untuk membuka peluang usaha. Budidaya jenis ikan ini tentunya akan mendatangkan keuntungan.

Bagaimana Cara Membudidayakan Ikan Salmon?

Ikan Salmon

Ikan Salmon

 

Apakah budidaya ikan salmon rumit? Pada dasarnya tidak ada yang rumit dan tidak ada yang mudah, jika semua dilakukan dengan teliti dan benar. Seperti secara awam diketahui bahwa, kita harus memiliki bibit unggul untuk menghasilkan produksi unggulan pula. Demikian pula dengan budidaya jenis ikan ini. Jika Anda tertarik untuk membudidayakan jenis ikan ini, yang harus Anda lakukan adalah dengan mencari indukan yang berkualitas terlebih dahulu. Dengan bibit unggul, maka juga harus diiringi dengan ketekunan dan ketelitian dalam merawat dan mengembangbiakan jenis ikan ini. Berikut adalah beberapa tips untuk membudidayakan jenis ikan ini dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi.

Pertama, Anda harus mencari indukan yang berkualitas. Biasanya indukan yang memiliki kualitas yang tinggi mampu menghasilkan sekitar 10.000 anakan. Oleh sebab itu, Anda bisa saja langsung mengambil indukan salmon dari Norwegia. Hal ini demi mendapatkan indukan yang berkualitas sehingga jenis ikan yang telah Anda kembangbiakan nantinya akan lebih berkualitas dan memiliki daya kembang biak yang lebih tinggi pula. Sebagai langkah lainnya, Anda juga masih bisa mencari indukan yang berkualitas di dalam negeri. Dengan kerja awal yang lebih ekstra, diyakini nantinya Anda akan lebih dipermudah jika sudah memiliki indukan yang berkualitas yang dapat menghasilkan anakan dengan jumlah yang lebih tinggi lagi.

Kedua, Anda juga harus memperhatikan wadah yang digunakan dalam membudidayakan ikan salmon. Pada dasarnya, jenis ikan apapun yang akan dibudidayakan harus memperhatikan wadah yang digunakan. Hal ini berhubungan dengan kesehatan dan kualitas dari ikan tersebut. Supaya lebih nyaman, ikan jenis ini harus diberikan wadah yang diisi dengan air tawar. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda juga harus lebih rajin mengatur keadaan suhu air yang harus disesuaikan dengan habitat asli dari ikan ini sendiri. Jadi, Anda bisa mengontrol keadaan suhu air di dalam wadah dengan suhu lingkungannya sehingga tidak adanya perubahan suhu dalam wadah yang membuat ikan-ikan Anda tidak nyaman nantinya.

Setelah itu, Anda juga harus memperhatikan perkembangbiakan dari ikan salmon. Jika telur-telur sudah dibuahi, maka Anda harus cepat-cepat  membawanya ke dalam wadah khusus untuk diinkubasi. Lagi, Anda juga harus memperhatikan suhu inkubasi dan suhu lingkungan. Dalam tahap ini, Anda diminta lebih cermat dan teliti. Setelah benih-benih ikan ini menetas, maka Anda bisa memindahkannya lagi ke dalam wadah pembesaran. Dalam fase ini, bayi ikan harus dijaga dalam wadah penetasan hingga sekitar usia 18 bulan. Setelah menginjak usia 18 bulan, ikan-ikan ini dipercaya akan lebih mudah beradaptasi dan memiliki kekebalan yang cukup untuk lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, Anda bisa memindahkan ke dalam habitat aslinya, yakni air asin.

Dengan ukuran sekitar 10 hingga 12 cm dan bobot sudah mencapai minimum sekitar 100gram, maka Anda bisa memindahkannya lagi dari wadah penetasan ke jarring apung dimana diisi dengan air asin laut. Dalam jarring apung ini, jenis ikan ini harus kembali dirawat selama 18 bulan ke depan. Setelah fase ini, maka ikan salmon akan berubah menjadi ikan salmon dewasa yang sudah memiliki bobot hingga 4.5 Kg untuk setiap ekornya. Ini merupakan tahap akhir sehingga ikan-ikan tersebut sudah layak dipanen dan dijual ke pasaran. Sedikit rumit namun tetap menyenangkan hasilnya. Tertarik dengan budidaya ikan?

Leave a Reply