Mudahnya Cara Budidaya Ikan Nila Merah

Ikan nila merah merupakan salah satu ikan air tawar yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Pemilik nama latin Oreochromis niloticus ini berasal dari Afrika bagian Timur. Saat ini, ikan tersebut telah banyak menghiasi kolam-kolam milik masyarakat di Indonesia. Banyak pula yang mengolah ikan ini menjadi makanan yang dikonsumsi.

Ikan yang berukuran sedang, memiliki panjang sekitar 30 cm yang diukur dari moncong hingga ekor. Bentuk tubuh dari ikan nila yaitu panjang dan ramping dilengkapi dengan sisik yang besar. Tampak terlihat mata yang besar, menonjol, dan bagian tepinya berwarna putih. Ikan ini dibedakan sesuai dengan jenis kelamin, yaitu ikan betina dan jantan. Ikan nila jantan memiliki sisik yang lebih besar dibanding ikan nila betina. Alat kelamin ikan jantan berbentuk tonjolan agak runcing yang berfungsi sebagai muara saluran urin dan sperma yang ada di depan anus. Perut ikan jantan bila diurut akan mengeluarkan cairan bening. Sedangkan, untuk ikan nila betina memiliki lubang genital terpisah dengan lubang saluran urin yang ada di depan anus. Ikan nila yang masih kecil belum bisa dilihat perbedaan jenis kelaminnya. Perbedaannya akan terlihat jelas saat beratnya mencapai 50 gram.

Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mudah untuk dibiakan. Ikan betina sekali memijah dapat menghasilkan telur sebanyak 300-1.500 butir. Kemudian, setelah memijah induk betinanya mengulum telur-telur tersebut yang telah dibuahi di dalam rongga mulutnya. Mudahnya untuk dibiakan, membuat ikan ini banyak dibudidayakan di berbagai daerah sebagai ikan untuk dikonsumsi.

Budidaya ikan nila sudah banyak dilakukan oleh berbagai kalangan, terutama ikan nila merah. Ikan ini memiliki banyak peminat karena saat dikonsumsi memiliki rasa yang nikmat dan gurih, serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ikan ini dipercaya bermanfaat bagi pertumbuhan dan mampu meningkatkan kecerdasan anak. Nilai gizi dari ikan ini cukup tinggi, seperti mengandung Vitamin, Mineral, Fosfor, Selenium, Protein, Niacin, Kalium, dan lainnya. Sehingga banyak para pembudidaya membudidayakan ikan nila merah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cara budidaya ikan nila merah ini tidak sulit bahkan dapat dilakukan oleh pemula. Budidaya ikan ini akan mudah dilakukan bila memperhatikan cara yang tepat, karena ikan ini sangat mudah untuk dipelihara.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membudidayakan ikan nila merah agar ikan nila ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sebagaimana mestinya. Cara ini pun dapat dilakukan oleh para pemula yang ingin berusaha membudidayakan ikan nila.

Mudahnya Cara Budidaya Ikan Nila Merah Agar Cepat Panen

 Ikan Nila Merah

Ikan Nila Merah

 

  1. Menyiapkan kolam nila yang baik

Usahakan lahan ini dapat cukup terkena sinar matahari. Kemudian buatlah kolam. Model kolam bisa disesuaikan dengan modal usahanya. Bisa menggunakan kolam terpal jika masih pemula atau ingin usaha kecil-kecilan. Tetapi jika untuk skala besar perlu menggunakan kolam beton.

Terlebih dahulu membersihkan kolamnya. Kolam yang terbuat dari terpal maka terpal perlu dicuci bersih dengan air dan sabun. Kemudian direndam selama seminggu agar bau sabun bisa hilang. Jika kolam terbuat dari bahan beton, maka perlu dicuci dengan gedebong pisang dan rendam agar kandungan semen hilang.

Kolam yang sudah dibersihkan perlu diberi pupuk terlebih dahulu. Taburi pupuk kandang yang telah difermentasi, atasnya ditaburi kapur pertanian. Kemudian diisi air hingga ketinggian 70-80 cm, tambahkan 7 tutup botol EM 4. Kolam dibiarkan selama 1-2 minggu agar terfermentasi dan menghasilkan plankton.

Baca Juga:

 

  1. Penebaran benih

Benih sebaiknya jangan langsung ditabur di kolam yang baru. Masukanlah benih yang masih dalam plastik kedalam kolam selama 30 menit. Hal ini berguna untuk pengenalan hidup terhadap lingkungan yang baru. Setelah 30 menit, baru dibuka ikat pada plastiknya dan biarkan ikan-ikan memasuki kolam barunya.

  1. Perawatan

Air kolam yang digunakan sebaiknya berasal dari air sumur atau air tanah dimana air yang baik untuk kolam ini adalah yang memiliki pH normal dan tersedia cukup oksigen. Bulan pertama ketinggian air mencapai 80 cm, pada bulan berikutnya bisa dinaikan menjadi 1-1,3 meter.

  1. Pemberian pakan

Pemberian pakan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore. Pakan ikan nila merah yang cocok adalah tanaman hijau, seperti sayur-sayuran hijau, kangkung, sawi, daun pepaya, dan variasi lain yang alami. Harus dapat memberikan pakan yang cocok untuk nila ini karena jika tidak cocok ikan nila ini akan mati.

  1. Penanggulangan hama penyakit

Jika ada ikan yang terlihat tidak sehat seperti yang lain, harus segera dipisah dan diobati agar tidak menularkan kepada ikan lain. Pemberian vitamin bisa dilakukan agar ikan tetap sehat.

  1. Panen

Tahap ini adalah yang paling ditunggu-tunggu. Ikan yang sudah dirawat sedemikian rupa sehingga bisa dipanen di kemudian hari.

Sebenarnya untuk memudidayakan ikan nila merah ini cukup mudah. Karena lemahnya informasi membuat kita bingung untuk memulainya dari mana? Itulah beberapa langkah untuk memulai budidaya ikan nila merah yang sering diterapkan. Semoga dengan membaca artikel kali ini dapat menambah wawasan kita berasama….

Leave a Reply