Ikan Lemuru Fakta Dan Keunikannya

Bagi para pemancing, khususnya pemancing laut, nama ikan ini pasti sangat familiar di telinga. Tetapi tak semua orang tau nama ikan ini, karena ikan ini biasa disebut dengan nama lain yang lebih familiar di telinga masyarakat. Ikan lemuru di kalangan masyarakat umum, lebih dikenal dengan nama ikan pindang atau sarden, yaitu ikan yang sudah melalui proses pengolahan terlebih dahulu hingga siap konsumsi. Biasanya ikan ini dijual di pasar-pasar tradisional dalam keadaan siap diolah untuk dikonsumsi atau dibuat sarden yaitu diolah dalam bentuk kalengan yang dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan dan dikemas di dalam kaleng. Para nelayan sangat sering mengincar ikan ini ketika melaut karena ikan ini memiliki nilai ekonomis yang cukup lumayan bila dijual, dan ikan ini merupakan salah satu kebutuhan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan protein.

Ikan lemuru atau bernama latin sardinella lemuru atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Bali sardinella adalah jenis ikan tropis yag tersebar di Samudra Pasifik atau ikan ini hidup di lautan dengan cakupan yang cukup luas. Di Indonesia sendiri, ikan ini dapat ditemui salah satunya di laut sebelah selatan Jawa, laut sebelah utara Jawa, laut sebelah selatan Bali dan laut sebelah tenggara Bali. Sementara di luar Indonesia, ikan ini dapat ditemui di Australia bagian barat dan samudera Pasifik, Filiphina, Hongkong, Taiwan dan Jepang. Banyaknya ikan ini di perairan Indonesia menyebabkan ikan ini menjadi salah satu jenis ikan yang paling laris dikonsumsi masyarakat.

 

Ciri-Ciri Ikan Lemuru

Ikan Lemuru

Ikan Lemuru

 

Bagi Anda yang bertanya-tanya, kira-kira seperti apakah bentuk secara fisik ikan ini, berikut adalah ciri-cirinya.

  1. Ikan ini memiliki bentuk fisik bulat dan panjang dengan perut yang agak besar.
  2. Memiliki sisik yang tidak terlalu tajam dan tidak menonjol.
  3. Ikan ini memiliki warna badan biru kehijauan di bagian punggung dan putih keperakan di bagian perut.
  4. Pada bagian insang hingga ke bagian ekor terdapat totol hitam memanjang.
  5. Sirip dari ikan ini berwarna abu-abu kekuningan.
  6. Sirip ekor ikan ini berwarna hitam dan moncongnya pun berwarna hitam.

Baca Juga:

 

 

Ikan ini bukanlah ikan yang hidup secara individu, tetapi hidup secara berkelompok dengan kelompok yang besar, maka dari itu nelayan sering kali mengincar ikan ini karena sekali mendapatkan ikan ini maka akan mendapatkan dalam jumlah yang cukup besar, bahkan hingga berton-ton. Ikan ini biasanya berenang tidak jauh dari daerah pantai sehingga sangat mudah ditangkap. Ikan ini memakan plankton dengan jenis fitoplankton dan zooplankton. Ikan ini sangat mudah bertambah bobotnya namun tinggi badannya akan lambat tumbuh.

Ikan lemuru memiliki banyak sekali nama samaran atau sebutan, tergantung dengan besar kecilnya ikan ini. Contohnya, ikan ini dengan ukuran badan yang kecil yaitu sekitar 10 cm akan disebut dengan ikan semenit atau sempenit. Jika ukuran badannya lebih besar sedikit yaitu sekitar 12 cm maka akan disebut sebagai ikan protolan. Jikan ikan ini telah mencapai ukuran 15 cm, ikan ini baru disebut dengan ikan lemuru.

Habitat ikan ini berubah-ubah pada siang dan malam hari. Di siang hari, ikan ini akan berkeliaran di dekat dasar perairan, sedangkan ketika malam hari ikan ini akan naik ke permukaan dan akan membentuk kelompok-kelompok yang menyebar di permukaan air. Hal inilah yang menyebabkan nelayan lebih memilih melaut di malam hari ketika akan mencari ikan ini, karena ikan ini lebih mudah ditangkap pada malam hari ketimbang siang hari. Ikan ini tergolong sebagai ikan musiman, yaitu ikan yang memiliki jumlah cukup banyak pada waktu-waktu tertentu. Biasanya ikan ini berjumalah banyak ketika awal musim hujan, antara bulan September hingga Oktober dan akhir musim hujan yaitu antara bulan Februari sampai Maret.

Nelayan biasanya akan menagkap secara besar-besaran pada bulan Desember hingga Januari. Bila tidak berada pada bulan-bulan seperti yang disebutkan tadi, ikan ini seolah tidak bisa ditemui di perairan manapun, baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Para nelayan menduga bahwa di waktu-waktu tertentu, ikan ini akan berenang jauh ke kedalaman laut untuk berkembang biak, dan baru akan muncul lagi bila waktu berkembang biak sudah habis.

 

Manfaat Ikan Lemuru

Ikan ini memiliki banyak sekali manfaat terutama dari sisi gizi dan sisi ekonomisnya. Bagi masyarakat Indonesia, ikan ini merupakan ikan favorit untuk dikonsumsi karena ikan ini memiliki daging yang sanagt tebal, rasa daging yang gurih namun dengan duri yang sedikit. Duri ikan ini cenderung besar tetapi sangat mudah dipisahkan dari dagingnya sehingga mudah untuk diolah. Ikan ini memiliki kandungan gizi yang cukup banyak yaitu antara lain mengandung omega 3 atau minyak tak jenuh yang sangat bagus untuk mencegah penyakit jantung. Selain itu, ikan ini mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C. Dari segi ekonomisnya, ikan ini memiliki harga yang terjangkau dan sangat laku di pasaran. Banyak sekali manfaat ikan lemuru sehingga ikan ini baik untuk dikonsumsi…

Leave a Reply