Cara Budidaya Ikan Guppy

Siapa tidak kenal ikan guppy? Ikan kecil yang memiliki warna dan corak cantik ini sudah menjadi ikan hias favorit dan memiliki banyak penggemar. Jenis ikan air tawar ini dapat dengan mudah dikembangkan. Bagi Anda yang ingin mengembangkan budidaya ikan guppy, Anda tidak membutuhkan banyak peralatan sulit. Cara budidaya ikan guppy yang mudah membuat membuka usaha budidaya ikan jenis ini dapat menjadi pilihan usaha Anda.

Bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha budidaya ikan guppy, ada beberapa peralatan yang Anda butuhkan sebelum memulai membudidayakannya. Menyediakan peralatan merupakan cara budidaya ikan guppy yang pertama harus dilakukan. Beberapa peralatan tersebut diantaranya adalah aerator, wadah untuk ikan, serta tanaman air. Wadah yang dimaksud bisa berbentuk aquarium, ember, ataupun bak yang terbuat dari semen. Fungsi dari wadah tersebut yaitu sebagai berikut.

Cara Budidaya Ikan Guppy Dengan Mudah

  1. Wadah yang digunakan sebagai tempat untuk pemisahan indukan. Wadah yang dibutuhkan sebanyak 2 buah.
  2. Wadah yang digunakan sebagai tempat untuk pemijahan. Wadah yang dibutuhkan adalah 1 buah.
  3. Wadah sebagai tempat untuk menetaskan telur dengan jumlah 1 buah.
  4. Wadah yang dibutuhkan untuk pendederan 1 buah.

Adapun ukuran serta luas wadah yang dibutuhkan dapat Anda sesuaikan dengan berapa banyak ikan yang ingin Anda pisahkan. Untuk tinggi wadah setidaknya 30 cm. Hal ini berlaku untuk semua wadah kecuali wadah yang digunakan untuk pendederan setidaknya memiliki tinggi minimal 50 cm.

 

Memilih Indukan Ikan Guppy

 

Cara Budidaya Ikan Guppy

Cara Budidaya Ikan Guppy

Setelah semua peralatan siap, cara budidaya ikan guppy kedua yang harus dilakukan adalah memilih indukan. Dalam memilih indukan, Anda tidak boleh sembarangan. Ada cara yang dapat digunakan untuk membedakan indukan jantan dan betina. Cara tersebut adalah dengan melihat corak badan ikan guppy tersebut. Seperti jenis hewan lainnya, ikan guppy jantan memiliki corak lebih menarik dan warna lebih terang sementara ikan guppy betina memiliki warna yang kusam. Selain dari warna, Anda juga bisa membedakan dari siripnya. Ikan guppy jantan memiliki sirip jumbai cantik sedangkan ikan betina tidak.

Cara selanjutnya adalah dari ukurannya. Ikan guppy jantan lebih kecil dibandingkan ikan betina. Ciri ikan yang sudah siap untuk dilakukan pemijahan adalah ikan dengan umur minimal 4 bulan. Yang menjadi faktor utama apakah ikan guppy tersebut memiliki corak yang bagus atau tidak adalah dari faktor genetiknya. Jika bibit yang digunakan adalah bibit yang unggul, Anda dapat memiliki ikan guppy yang memiliki corak bagus dan jika beruntung memiliki corak yang langka seperti albino dan sebagainya. Coba silangkan indukan agar mendapatkan aneka corak baru yang berbeda.

 

Memisahkan Indukan dan Pemijahan

 

Memisahkan Indukan dan Pemijahan

Memisahkan Indukan dan Pemijahan

 

Sebelum melakukan pemijahan, cara budidaya ikan guppy yang harus dilakukan adalah memisahkan indukan. Tempatkan indukan pada wadah berbeda dengan air yang diganti setiap 3 hari serta tetap diberi pakan 2 hari sekali dengan daphnia atau moina sehingga ikan sehat saat melakukan proses pemijahan.

Setelah dipisahkan, selanjutnya adalah menyiapkan pemijahan. Persiapan yang pertama adalah mengisi wadah yang digunakan untuk pemijahan dengan air bersih. Air bersih yang digunakan adalah air bersih yang sudah diendapkan setidaknya 24 jam agar kotoran dalam air mengendap. Kedalaman air yang dibutuhkan adalah 25 cm. Kepadatan ideal wadah pemijahan maksimal 30 ekor untuk setiap 100 liter air. Tambahkan hydrilla sebagai media ikan bercumbu.

Anda bisa melakukan proses pemijahan satu per satu atau secara bersama-sama dengan perbandingan jantan : betina 1:5. Pertama, masukan indukan betina pada waktu pagi, kemudian masukan induk jantan pada sore hari. Biarkan 4 sampai dengan 7 hari agar semua ikan memijah. Setelah itu, Anda bisa pisahkan ikan betina yang sudah dibuahi ke wadah untuk penetasan.

 

Menetaskan Ikan Guppy

 

Menetaskan Ikan Guppy

Menetaskan Ikan Guppy

 

Sebelum melakukan penetasan, cara budidaya ikan guppy yang harus dilakukan adalah menyiapkan tempat wadah yang sudah diisi air bersih dan memiliki aerasi yang baik. Jangan memberikan aerasi yang terlalu kuat sehingga larva tidak terganggu. Ganti 1/3 air setiap 1 sampai 3 hari sekali untuk menjaga kualitas air. Beri pakan daphnia atau moina untuk induk setiap 2 hari sekali. Telur ikan guppy dierami di dalam perut induknya dan akan keluar setelah anak ikan guppy menetas. Penetasan terjadi pada 3 sampai 4 minggu setelah pengeraman.

Cara budidaya ikan guppy cukup mudah. Setelah menetas, yang perlu dilakukan hanya pendederan. Letakkan ikan guppy yang baru menetas pada wadah pendederan. Ikan guppy jantan dan betina sudah dapat dibedakan setelah ikan berusia 1 bulan. Semoga informasi ini dapat membantu Anda yang ingin memulai usaha budidaya ikan guppy baik sebagai hobi atau sebagai usaha yang menghasilkan. Selamat mencoba!

Leave a Reply