Apa Saja Manfaat Ikan Belanak?

Ikan belanak dengan nama ilmiah Moolgarda seheli merupakan salah satu ikan laut yang bisa dikonsumsi. Penyebarannya di perairan tropis maupun subtropis, yang kadang-kadang bisa ditemukan di air payau dan air tawar. Ikan ini banyak ditemukan di Fiji, Samoa, New Caledonia, Australia, Indonesia, India, Filipina, Malaysia, dan Srilangka. Secara kasat mata ikan ini memiliki kemiripan dengan ikan bandeng. Bentuk tubuhnya memanjang langsing dan gepeng. Tubuhnya bisa mencapai panjang 50 cm namun ikan yang tertangkap rata-rata hanya mencapai panjang antara 20-30 cm. Ciri khas dari ikan ini ialah ditemukan gigi yang amat kecil, dan kadang tidak ditemukan gigi sama sekali. Ikan ini bisa hidup di air asin dan air tawar, dimana tempat perkembangbiakan dilakukan di lingkungan dengan kadar garam sedang atau payau. Makanan untuk ikan ini yaitu berasal dari alga halus dan lumpur.

Belanak, ikan dari pantai ini bisa dikonsumsi oleh masyarakat karena kandungan gizi yang sangat bagus untuk tubuh. Kandungan dalam ikan belanak ini meliputi air, protein, lemak, asam lemak, abu, dan karbohidrat. Kandungan gizi tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh seperti baik untuk merehidrasi tubuh agar tidak kekurangan cairan, meningkatkan kecerdasan, menambah tenaga, dan lainnya. Berikut ada beberapa manfaat dari belanak untuk kesehatan tubuh, antara lain :

Apa Saja Manfaat Ikan Belanak?

Ikan Belanak

Ikan Belanak

 

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Ikan belanak memiliki kandungan protein yang sangat tinggi sehingga membatu dalam proses regenerasi sel-sel tubuh dan dapat menyembuhkan luka dengan cepat.

  1. Mencegah kekurangan cairan

Pencegah kekurangan cairan ternyata tidak hanya dengan mengkonsumsi banyak air putih. Tetapi juga sangat disarankan untuk mengkonsumsi belanak dan menambahkannya pada menu harian. Ikan ini dipercaya bisa menghilangkan dehidrasi tubuh.

  1. Penambah tenaga

Ikan belanak juga memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi sumber tenaga. Selain itu, zat gizi makro lainnya seperti protein dan lemak juga terdapat pada ikan ini, sehingga bisa membantu untuk menambah energi dalam satu hari.

  1. Mencerdaskan otak

Nilai gizinya yang banyak, ikan ini juga memiliki manfaat bisa untuk meningkatkan kecerdasan otak dan meningkatkan konsentrasi. Ikan ini mampu mencegah terjadinya penurunan daya ingat. Sehingga ikan ini perlu dijadikan sebagai menu alternatif di setiap harinya untuk dikonsumsi.

  1. Menyehatkan kulit dan rambut

Asam lemak yang baik untuk kesehatan kulit membuat belanak sebagai alternatif penjaga kesehatan kulit. Kulit akan menjadi tetap sehat serta menghindari dari kekeringan dan pengelupasan kulit. Selain itu, ikan ini juga menjaga kesehatan rambut dan mencegah rambut rontok. Sehingga dengan mengkonsumsi ikan ini bisa menjaga kesehatan kulit dan rambut.

  1. Penambah nafsu makan

Bagi Anda yang ingin menambah berat badan, Anda bisa menambahkan ikan belanak sebagai menu makanan di setiap harinya. Rasa dari ikan ini cukup lezat, maka dengan memakan ikan ini Anda akan merasa ketagihan untuk memakannya.

  1. Bagus untuk pencernaan

Ikan ini mampu untuk mencegah susah buang air besar. Sehingga bila mengkonsumsi ikan ini dengan cukup maka tidak akan ada lagi masalah kesulitan membuang air besar.

Belanak sebenarnya bisa dibudidayakan sama seperti membudidayakan ikan air tawar. Namun, budidaya ikan ini tidak berjalan dengan lancar dan akhirnya harus terhenti. Hal ini dikarenakan benih ikan belanak tidak di jual cuma-cuma. Sebagai ikan konsumsi maka akan lebih baik jika dibudidayakan. Benihnya diperoleh dari lingkungan alaminya. Benihnya diperoleh dengan cara menangkap belanak di lingkungan liar dengan mencari yang berukuran 2-3 cm. Belanak berenang secara berkelompok dan memiliki kebiasaan berenang di pinggir pantai atau muara sungai. Benih belanak ini bisa tertangkap berbarengan dengan tertangkapnya bandeng dan udang di pantai.

Budidaya ikan ini bisa dilakukan di tambak, dimana belanak juga sering masuk ke tambak udang atau bandeng. Meskipun benihnya diperoleh secara alami mengambil di lingkungan, budidaya ikan ini bisa tetap berjalan jika memiliki kemudahan untuk melakukannya. Belanak bisa dibudidayakan dengan cara polikultur atau semi intensif dengan ikan jenis lainnya, udang, dan kepiting. Dalam hal tersebut, pada rantai makanan belanak menduduki peringkat kedua yang merupakan komoditas kedua atau komoditas sampingan. Tambak yang dikelola dengan cara semi intensif dan intesif sudah tidak cocok diterapkan dengan sistem polikurtur.

Belanak dapat dipolikultur dengan udang maupun dengan kepiting. Belanak yang dipolikutur dengan kepiting memiliki peran untuk mengendalikan pertumbuhan dari plankton. Hal ini dikarenakan kepiting bakau merupakan hewan karnivora. Cara makan kepiting bakau ini yang menghancurkan pakan, mengeluarkan partikel halus yang berguna bagi kesuburan air tambak. Sehingga hal ini bisa memacu pertumbuhan plankton sebagai makanan untuk ikan belanak. Artinya antara kepiting dan belanak sama-sama saling menguntungkan. Anda bisa membudidayakannya dengan baik mengingatkan pada banyak sekali manfaat dari ikan ini…

Leave a Reply